"Kondisi kendaraannya harus prima, rem cukup pakem, pengemudi harus waspada juga disitu, karena disitu tikungan-tikungan, naik, turunan tajam," imbuhnya.
Lebih lanjut Istiono mengatakan, polisi masih menyelidiki dan melakukan pemeriksaan untuk mengungkap penyebab kecelakaan yang menewaskan 31 orang ini.
"Sudah di lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim dan nanti akan dianalisa secara lengkap dan sekarang masih dalam proses pengumpulan data," tegasnya.
Seperti diketahui, bus Fuso BM dengan nomor polisi BD 7031 AU terjun ke dalam jurang sedalam 150 meter. Bus itu menabrak pembatas beton saat melintas di Jalan Lintas Pagar Alam-Lahat KM 9 Desa Plang Kenidai, Kelurahan Plang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam.
Akibat dari kecelakaan ini, 31 orang meninggal dan 13 korban terluka dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Besemah Pagaralam. Sementara 24 korban tewas sudah diserahkan ke keluarganya.