Rumah Adat Sumatera Selatan, Filosofi Keseimbangan dan Jaga Kesucian Perempuan

Dede Febriansyah
Rumah adat Sumatera Selatan yang memiliki banyak filosofi. (Foto: Budaya Indonesia)

Sedangkan tingkatan ke lima disebut Sesimbur Pengantin, yang biasanya lebih dekat dengan sumber air. Tingkatan ini juga biasanya digunakan untuk toilet di masa lalu, agar bisa lebih dekat dengan Sungai Musi. Selain tingkatan, ada juga beragam motif ukiran di dinding-dinding rumah limas. 

Seperti bunga pakis, yang bisa hidup di tempat yang tidak ada persediaan makanan. Di mana filosofinya, pemimpin yang bisa mengayomi dan melindungi. 
Lalu ada ukiran bunga tanjung, yang bermakna ucapan selamat datang, serta ukiran bunga melati berarti kesucian. Dikatakan juga, adanya dokumentasi di uang Rp10.000 bisa membantu publikasi dan pelestarian rumah Limas, sehingga masyarakat dari generasi ke generasi bisa mengetahui rumah asat Sumatera Selatan ini. 

"Dengan tetap dilestarikannya seperti di Museum Negeri Sumsel diharapkan para generasi muda bisa mempelajari banyak kearifan lokal dan nilai-nilai kehidupan positif, salah satunya saling menghargai antarsesama," ucapnya. 

Erwan juga mengungkapkan, rumah limas yang ada di Museum Negeri Sumsel  sudah beberapa kali pindah tangan dari pemilik pertamanya. Rumah limas tersebut pernah dihuni oleh Pangeran Punto dari Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir Sumsel, lalu berpindah ke tangan Pangeran Baton dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel. 

Setelah itu, rumah bersejarah ini diambil alih oleh Kolonial Belanda di masa penjajahan dan dijadikan museum bernama Rumah Bari sekitar tahun 1920. Namun lama-kelamaan, rumah limas yang berada di Jalan Merdeka Palembang tersebut akhirnya terbengkalai.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penampakan Offset Harimau-Macan Dilindungi Dibakar BKSDA Sumsel

57 tahun lalu

BKSDA Sumsel Bakar 18 Satwa Dilindungi yang Diawetkan, Harimau hingga Beruang

57 tahun lalu

Sebaran Kasus Covid-19 Hari Ini, Sumsel Bertambah 35 Orang

57 tahun lalu

Minta Saifudin Diproses Hukum, FUI Sumsel Gelar Aksi di Depan Masjid Agung Palembang

57 tahun lalu

Ramadhan Semakin Dekat, Stok Minyak Goreng di Gudang Bulog Sumsel-Babel Menipis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal