Ricuh, Rekonstruksi Penembakan di Musala Dipindahkan ke Mapolda Sumsel

Firdaus
Rekonstruksi pembunuhan di Musala Palembang (Firdaus/iNews)

"Rekonstruksi kami pindahkan ke Mapolda Sumsel karena kondisi semaki memanas. Ini demi keamanan bersama," kata Supriadi.

Sementara itu, para pelaku memperagakan sembilan adegan rekonstruksi. Dalam reka ulang adegan, kedua pelaku yang tak lain kakak adik sengaja mencari korban dibantu kedua temannya. Pencarian itu dilakukan karena pelaku Arfani mendapat telepon dari sepupu perempuannya. Dia mengaku diteror oleh korban.

Arfani kemudian mengambil celurit dan menemui saudaranya Denny. Denny kemudian mengambil senjata api rakitan. Kakak adik ini kemudian mencari korban dibantu dengan dua temannya.

Setelah ketemu di Musala, pelaku Arfani langsung menyerang korban menggunakan sebilah celurit dibagian lengan kiri, secara bersamaan Denny langsung menembak bagian kaki korban. Korban tewas setelah tembakan kedua mengenai bagian kepala.

Rekonstruksi pembunuhan di Musala Palembang (Firdaus/iNews)



Hasil pemeriksaan dan rekontruksi ini disimpulkan jika kasus pembunuhan yang dilatar belakangi utang narkoba itu dilakukan secara berencana.

Atas perbuatannay, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan 340 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
24 jam lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

2 hari lalu

Wapres Gibran ke Palembang, 1.009 Petugas Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan

3 hari lalu

Geger! Pria di Nganjuk Ditemukan Tewas Terkubur di Halaman Rumah, Diduga Korban Pembunuhan

3 hari lalu

Viral Pasien Perempuan di RSUD Martapura Dilecehkan Oknum Nakes, Polisi Turun Tangan

5 hari lalu

16 Adegan Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Makassar, Korban Diserang Gunakan Badik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal