Ratusan Roket dan Ranjau Darat Hilang dari Gudang Militer AS, kok Bisa?

Berlianto
Berbagai bahan peledak hilang dari gudang militer Amerika Serikat. (Foto: Ist)

“Beberapa di antaranya kemudian ditemukan dan seringkali laporan ini dikaitkan dengan kesalahan manusia, seperti salah hitung atau dokumentasi yang tidak tepat,” kata Kapten Andrew Wood dalam sebuah pernyataan tertulis.

Dia menulis Marinir memiliki kebijakan dan prosedur yang tepat untuk memperhitungkan bahan peledak, meskipun Korps itu sedang mencari perbaikan.

Angkatan Udara memberikan bagan yang melaporkan sekitar 23 kilogram C4, lebih dari 244 meter kabel peledak dan beberapa lusin granat penusuk lapis baja 40 mm telah lenyap tanpa ditemukan. Juru bicara Sarah Fiocco mengatakan tingkat kerugian dalam persediaan bahan peledak senilai USD25 miliar adalah sebagian kecil dari persentase.

“Angkatan Udara melakukannya dengan sangat baik mengenai akuntabilitas bahan peledak,” tulis Fiocco dalam menanggapi pertanyaan.

Angkatan Laut mengatakan bahwa hanya 20 granat tangan yang telah dicuri dan hanya dua yang ditemukan. Ketika AP menghasilkan catatan investigasi militer yang menunjukkan 24 granat tambahan telah dilaporkan hilang dari gudang senjata pada tahun 2012, juru bicara Angkatan Laut Lt. Lewis Aldridge mengatakan kasus itu di luar persyaratan penyimpanan catatan lokal selama 2 tahun.

“Kami berkomitmen untuk transparansi dan mengikuti prosedur yang tepat dan menganggap serius pertanggungjawaban bahan peledak,” Aldridge menambahkan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Warga Sumsel Positif Covid-19 Hari Ini

57 tahun lalu

BEM Nusantara Akan Gelar Konsolidasi di Sumsel, Bahas Pemulihan Ekonomi Nasional

57 tahun lalu

Kabar Baik, 9.335 Tenaga Pendidik Non-ASN di Sumsel Akan Terima Tunjangan

57 tahun lalu

Video Demo Mahasiswa Papua di Depan Konjen Amerika di Denpasar Nyaris Ricuh

57 tahun lalu

Mengenal Jurusan Kuliah Para Presiden Indonesia, Ada Lulusan Jerman hingga Amerika Serikat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal