Program Makmur Tingkatkan Produktivitas Panen Jagung hingga 18 Persen

Dede Febriansyah
Pusri senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam implementasi korporatisasi pertanian melalui beragam program. (Foto: Ist)

Dijelaskan Tri, bahwa realisasi luas tanam program makmur PT Pusri Palembang telah mencapai 9.226 hektare dan telah melampaui target tahun 2021 pada bulan Agustus ini. "Tentunya hal ini akan terus dilanjutkan hingga beberapa tahun mendatang sehingga petani memperoleh benefit dari Program Makmur ini," kata Tri Wahyudi.

CV Cempaka Putih sebagai Distributor Integrator Program Makmur yang telah melaksanakan demonstration plot bekerja sama dengan PT Pusri Palembang untuk komoditas jagung. 

Demplot tersebut dalam pengawalan teknologi pemupukan dengan formula pemupukan perhektar diantaranya Urea Pusri Non-Subsidi sebanyak 300 kg, NPK 15-15-15 Pusri Non-Subsidi sebanyak 300 kg, Pupuk Mikro Nutremag 7 kg dan Pupuk Hayati Bioripah 7 liter.

"Dengan kawalan teknologi yang dilakukan Pusri, maka terjadi peningkatan hasil panen jagung dari 7 ton meningkat menjadi 8,5 ton, atau meningkat sebesar 18 persen," ujarnya.

Begitu juga dengan peningkatan pembelian Jagung Kering Pipil yang dibeli offtaker dengan harga Rp5.200 per kilogram, yang menunjukan peningkatan pendapatan sebesar 19 persen.

“Harapan kita tentunya kerjasama antara CV Cempaka Putih dan PT Pusri Palembang ini dapat terus terjalin dan ditingkatkan demi kemakmuran dan kesejahteraan petani. Kami juga akan terus memberikan yang terbaik, baik itu dari suplai pupuk maupun dari pendampingan kepada petani melalui Program Makmur untuk mengembangkan komoditas jagung di Kabupaten Banyuasin, karena hasil panen jagung ini tidak hanya dibutuhkan oleh masyarakat Sumsel, tetapi juga oleh masyarakat daerah lainnya," katanya. 

Diketahui, Banyuasin merupakan sentra pangan terbesar di Sumatera Selatan dan memiliki lahan yang cukup luas untuk dikembangkan. Saat ini Sumsel berada di peringkat 10 besar daerah penghasil Jagung terbanyak di Indonesia. "Kedepannya, Pusri akan terus support Sumsel untuk bisa mencapai target lima besar sentra produksi jagung di Indonesia," ucap Tri.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Covid-19 di Sumsel Bertambah 108 Orang

57 tahun lalu

Penuh Sesak, Lapas di Seluruh Sumsel Over Kapasitas

57 tahun lalu

Polda Sumsel Sebut Peredaran Narkoba di Bumi Sriwijaya Masih Tinggi

57 tahun lalu

Berantas Begal yang Meresahkan, Ini Perintah Kapolda Sumsel

57 tahun lalu

Irjen Pol Toni Harmanto Akan Basmi Premanisme dan Narkoba di Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal