Dia menambahkan, pertambahan kasus di Prabumulih merupakan penularan transmisi lokal dari pasien EF (54) yang sudah meninggal dunia akibat Covid-19.
Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sumsel Yuwono menambahkan, berdasarkan hitungan epidemiologi jika ada satu orang yang dinyatakan positif corona maka kemungkinan ada 20 orang yang yang masuk kelompok kontak erat. Dari 20 orang itu bisa dua sampai empat orang yang berpotensi positif.
“Di sini pentingnya gerak masif pemerintah untuk menemukan kasus dan melakukan lokalisir. Termasuk boleh dikatakan transmisi lokal berarti zona merah agar warga di sekitar lebih waspada,” katanya.
Menurutnya, semakin cepat Sumsel menemukan kasus positif yang berhubungan dengan trasmisi lokal atau kasus baru (imported cases) maka makin cepat pula bisa melakukan lokalisasi. Petugas kesehatan juga akan lebih selektif dan berfokus pada yang berisiko tinggi.
“Pemprov Sumsel sudah mengusahakan dua hal utama untuk menemukan kasus Covid-19 ini, yaitu melalui BBLK Palembang yang sudah melakukan pemeriksaan PCR dan penyediaan rumah sehat di Jakabaring,” ujarnya.