Polisi Tangkap 18 Warga AS dan Kolombia terkait Pembunuhan Presiden Haiti

Muhaimin
Polisi Nasional Haiti (PNH) menyatakan puluhan orang yang ditangkap dalam kasus pembunuhan Presiden Haiti warga Kolombia dan Amerika Serikat. (Foto: Ist)

DEA, yang dibentuk pada tahun 1973 dan secara resmi ditugaskan untuk mengganggu perdagangan narkoba, umumnya beroperasi di negara lain dan melatih dan berperilaku dengan pakaian paramiliter yang sebagian besar independen.

DEA telah lama beroperasi di Kolombia, menargetkan petani koka dan bandar narkoba di negara itu. Namun, Bocchit Edmond, duta besar Haiti untuk Amerika Serikat, mengatakan kepada Sputniknews bahwa "tidak mungkin" para tersangka pembunuh presiden adalah agen DEA.

"Mereka berpura-pura menjadi agen operasi DEA. Kami tahu itu salah karena mereka hanya ingin menutupi tindakan mengerikan itu," katanya.

Sementara itu, hakim di Haiti mengungkap bahwa ada 12 peluru kaliber tinggi yang menerjang Presiden Jovenel Moise dalam pembunuhannya pada Rabu pagi lalu. Salah satu peluru telah memecahkan satu matanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumsel Berpotensi Hadapi Hujan Lebat Disertai Angin

57 tahun lalu

Terungkap, Presiden Haiti Jovenel Moise Ditembak 12 Kali Pakai Senjata Kaliber Besar

57 tahun lalu

Positif Covid-19 Bertambah 38.391 Sehari, Sumsel Sumbang 296 Kasus 

57 tahun lalu

Presiden Haiti Tewas Ditembak Tentara Bayaran

57 tahun lalu

Bidik Tersangka Baru Korupsi Masjid Sriwijaya, Kejati Sumsel Intensif Periksa Saksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal