Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Muratara, 26 Dompeng Dibakar

Era Neizma Wedya
Ratusan polisi dihadang kayu besar yang sengata ditebang agar aktivitas tambang emas ilegal sulit diakses dari luar termasuk polisi. (Foto: Era N)

MURATARA, iNews.id - Ratusan polisi dari Polres Muratara dan tiga peleton Brimob menggerebek tambang emas ilegal di sepanjang aliran Sungai Tiku, di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, Sumsel. Selama ini, warga desa di sepanjang aliran Sungai Rupit tempat Sungai Tiku bermuara mengeluh karena air sungai tidak pernah lagi jernih, akibat aktivitas tambang emas ilegal.     

Penggerebekan dipimpin langsung Kapolres Muratara AKBP Ferly Rosa Putra. Penggerebekan dimulai pukul 03.00 WIB di Mapolres Muratara dan berakhir di Mapolsek Karang Jaya pada pukul 16.00 WIB. 

Warga Desa Muara Tiku mendadak heboh setelah kampung mereka didatangi ratusan polisi dengan kendaraan truk dan sepeda motor. Ratusan personel yang sudah dibagi menjadi tiga tim langsung bergerak sesuai dengan target masing-masing. 

Kapolres Muratara AKBP Ferly Rosa Putra dan seluruh perwira Polres Muratara, langsung melakukan maping lapangan di sekitar lokasi. Tiga tim dipecah, satu tim menjelajah aliran sungai dan satu tim lagi mengamankan lokasi pangkalan sekitar tepian dan satu tim lagi melakukan pengamanan di lokasi KMPI.

Usai melakukan penelusuran di aliran Sungai Tiku, Kapolres menuturkan, hingga saat ini mereka sudah mengamankan empat orang tersangka dalam kasus tambang emas liar. Dalam penggerebekan tersebut ada sekitar 26 lokasi dompeng liar atau alat ektrasi emas dimusnahkan dengan cara dibakar.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OKU Sumsel Bersiap Menjadi Kabupaten Layak Anak

57 tahun lalu

Herman Deru Dorong Percepatan Pembangunan Tol di Sumsel

57 tahun lalu

Event Fornas di Sumsel Berdampak Positif Bagi Geliat Ekonomi Daerah

57 tahun lalu

Peringatan Dini BMKG: Waspada, Belasan Daerah di Sumsel Hujan Disertai Angin

57 tahun lalu

4 Kabupaten di Sumsel Siaga Karhutla, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal