Petani Sumsel Keluhkan Kelangkaan Pupuk, Ini Penjelasan PT Pusri

Antara
Ilustrasi pupuk. (Foto: Ist)

MARTAPURA, iNews.id - Sejumlah petani di Sumatera Selatan mengeluhkan kesulitan mendapatkan pupuk yang terjadi pada musim tanam sejak awal tahun 2021. Kondisi ini membuat proses tanam menjadi kurang maksimal.

Khoiril Sabili, petani asal Ogan Komering Ulu Timur di Palembang mengatakan, kondisi ini memaksa petani memberikan pupuk denga jumlah berbeda dari biasa atau mengurangu takaran.

Khoiril yang merupakan anggota Himpunan Kerukunan Tani Indonesia ini mengatakan sebagian besar petani di daerahnya mengandalkan pupuk nonsubsidi lantaran alokasi untuk subsidi terbilang terbatas.

Terdapat selisih harga sekitar Rp40.000/kilogram jika dibandingkan dengan pupuk subdisi. “Kami mengharapkan pupuk ini jangan langkah. Sudah yang subsidi tidak dapat, ini yang nonsubsidi juga sulit didapatkan,” kata dia.

Senada, Wawan Darmawan, petani dari Desa Muara Telang, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, membenarkan bahwa terjadi kelangkaan pupuk saat musim tanam Januari hingga Februari.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Belasan Polres di Sumsel Nihil Ungkap Kasus 3C Dalam Sepekan

57 tahun lalu

Sumsel Kembangkan Pariwisata di Lubuklinggau

57 tahun lalu

Bank Syariah Indonesia Salurkan Kredit Rp248 Miliar untuk Proyek Jalan di Sumsel

57 tahun lalu

Cari Pendonor Plasma Konvalesen, Pusri Gelar Screening Donor Darah

57 tahun lalu

Soal Stok dan Pendistribusian Pupuk Bersubsidi, Ini Penjelasan Pusri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal