Perkuat Kekuasaan, Taliban Deklarasikan Imarah Islam Afghanistan

Muhaimin
Logo negara baru Afghanistan bernama Imarah Islam Afghanistan yang dideklarasikan Taliban pada Kamis (19/8/2021). (Foto: Twitter @ZabehulahM33)

Mujahid, dalam tweet terpisah, mengatakan Imarah Islam Afghanistan menginginkan hubungan diplomatik dan perdagangan yang lebih baik dengan semua negara.

Pembaruan nama negara itu terjadi setelah Taliban secara resmi menyerbu pemerintah Afghanistan akhir pekan ini, merebut Kabul setelah membuat kemajuan yang menentukan di sejumlah ibu kota provinsi utama selama seminggu terakhir.

Kelompok itu meningkatkan serangan militernya ketika AS hampir menyelesaikan misi penarikan pasukannya, yang menurut Presiden Joe Biden akan diselesaikan pada akhir bulan ini.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani diam-diam meninggalkan negara itu pada hari Minggu ketika Taliban baru saja memasuki Kabul. Ghani meninggalkan negara itu tanpa seorang pemimpin ketika kelompok Taliban mencapai puncak misinya.

Ghani, yang melarikan diri ke Uni Emirat Arab (UEA), mengatakan dia pergi untuk menghindari bentrokan dengan Taliban dan mencegah pertumpahan darah di masa depan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumsel Buka Lowongan Kerja untuk SMK hingga Sarjana Pertanian

57 tahun lalu

IMF Blokir Pinjaman Rp6,3 Triliun untuk Afghanistan karena Dikuasai Taliban

57 tahun lalu

BMKG Prakirakan Hujan di Sebagian Besar Wilayah Sumsel

57 tahun lalu

Prediksi Intelijen AS Meleset, Pergerakan Taliban Ternyata Jauh Lebih Cepat

57 tahun lalu

Sosok Percha Leanpuri, Putri Gubernur Sumsel Meninggal usai Melahirkan Bayi Kembar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal