Penyakit Gugur Daun Karet di Sumsel Sudah Terkendali, Petani Diminta Tetap Waspada

Antara
Petani karet di Sumatera Selatan (Sumsel). (Foto: Antara)

Menurutnya, upaya yang dilakukan pemerintah terbilang efektif untuk menanggani wabah penyakit gugur daun ini. Dinas Perkebunan Sumsel memberikan bantuan pupuk untuk 4.000 hektare (ha) kebun karet yang tersebar di tujuh kabupaten.

Ketujuh kabupaten tersebut merupakan sentra karet, yakni Banyuasin seluas 600 ha, Musi Banyuasin 600 ha, Ogan Komering Ilir (OKI) 500 ha, Muara Enim 600 ha, Ogan Ilir 600 ha, Ogan Komering Ulu (OKU) 500 ha dan Kabupaten Musi Rawas 600 ha.

Namun demikian, upaya pencegahan dan penanggulangan tidak cukup dengan bantuan pupuk. Yang paling efektif yakni dengan gerakan pembersihan gulma atau sanitasi lingkungan secara massal

“Karena kalau kebun sebelahnya tidak dibersihkan maka inangnya akan kembali lagi. Petani yang kami datangi banyak menerapkan ini dengan membuat lubang di samping tanaman karetnya,” kata Rudi.

Penyakit gugur daun ini sudah mewabah pada 2019 dengan memapar sebagian besar perkebunan karet di Sumsel dengan luas total 1,3 juta ha dengan produksi sekitar satu juta ton karet per tahun.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal