Pengrajin di Palembang Manfaatkan Limbah Kayu Jadi Miniatur Jembatan Ampera

Bambang Irawan
Ulinwa dan miniatur Jembatan Ampera dari limbah kayu. (Foto: iNews/Bambang Irawan)

Dalam seminggu, dia biasanya mampu membuat sekitar 50 buah miniatur Jembatan Ampera dengan harga perbijinya mencapai Rp175.000. Biasanya, miniatur akan dijual ke berbagai daerah dan instansi lokal. Tak jarang dia juga menerima pesanan dari Malaysia.

Untuk pemasaran, selain melalui pameran, Ulinwa bersama sang istri, Pamela mengandalkan media sosial.

Menurut salah satu pembeli, Fenny, usaha semacam ini sangat menarik. Selain menggerakkan para pengrajin melalui Usaha Kecil Menengah (UKM), juga dapat mengenalkan ikon Sumsel yakni Jembatan Ampera kepada masyarakat luas.

“Ini salah satu upaya melestarikan budaya daerah,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Ladang Ganja 20 Ha di Empat Lawang Sumsel, 220 Kg Disita

57 tahun lalu

Respons Cepat, Layanan 110 Polda Sumsel Selamatkan Warga Coba Akhiri Hidup di Jembatan Ampera

57 tahun lalu

Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal, Jenazah Dipulangkan ke Palembang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal