Pemerintahan Israel Akan Dibubarkan, Ada Apa?

Susi Susanti
PM Israel Naftali Bennet dan Menlu Yair Lapid (Foto: Reuters).

YERUSALEM, iNews.id — Kantor Perdana Menteri (PM) IsraelNaftali Bennett mengumumkan pemerintah koalisi negara itu akan dibubarkan.  Menteri Luar Negeri Yair Lapid akan menjabat sebagai Perdana Menteri sementara sampai pemerintahan baru bisa dibentuk.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz dalam sebuah cuitan pada Senin (20/6/2022) mengatakan bahwa pemerintah akan "terus berjalan bahkan selama masa transisi."

Dilansir VOA, perubahan dalam pemerintahan itu terjadi hanya beberapa minggu sebelum rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden ke Israel.

Diketahui, pemerintahan Bennett rapuh sejak berkuasa setahun lalu. Pemerintahannya terbentuk berdasarkan koalisi dari delapan partai berbeda yang mencakup partai-partai sayap kanan, liberal, dan Muslim Arab.

Koalisi itu mulai retak setelah beberapa anggota partai Bennett meninggalkannya, dengan mengatakan mereka merasa Bennett membuat terlalu banyak kompromi dengan mitra koalisinya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menlu Israel Akan Kunjungi Turki, Ada Apa?

57 tahun lalu

Berupaya Terobos Pagar Penghalang Keamanan, Warga Palestina Ditembak Mati Tentara Israel

57 tahun lalu

Jet Tempur Israel Bombardir Gaza Setelah Serangan Roket

57 tahun lalu

Kisah Keajaiban Perang di Gaza, Rudal Israel Mendarat di Tempat Tidur Warga tapi Tak Meledak

57 tahun lalu

Sirine Mengaung di Israel, Pejuang Gaza Tembakkan Roket Dicegat Iron Dome

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal