"Korban beralasan melemparkan batu ke arah Adi dan teman-temanya karena menilai penampilan mereka jelek," katanya.
Lemparan batu dari korban ternyata mengenai kepala salah satu teman tersangka. Melihat apa yang dilakukan Robby, membuat Adi tersulut emosi dan membalas melemparkan batu ke arahnya.
"Merasa belum puas, tersangka kemudian pulang ke rumah dan mengambil sebuah botol berisi air keras yang kemudian disiramkan ke wajah dan badan korban," kata Kapolsek.
Setelah menyiramkan air keras tersebut, kata Kapolsek, tersangka langsung melarikan diri. Sedangkan korban mengalami dampak akibat penyiraman air keras tersebut yakni kebutaan secara permanen.
"Dari pengakuan tersangka, dirinya kabur ke Jakarta. Setelah beberapa tahun, tersangka Adi pulang dan berhasil ditangkap," kata Fadilah.