"Jadi yang mengeshare segala sesuatu jenis kegiatan kampanye untuk pemenangan Paslon itu, adalah tujuh akun medsos yang resmi ini," katanya.
Sementara itu disinggung untuk kolom kosong Dony nengatakan, tidak boleh kampanye. Dan tidak ada yang namanya tim kampanye disana.
"Kalo pribadi ada yang melakukan sosialisasi, mungkin iya. Tapi tidak boleh ngajak milih," tegas Dony.
Terpisah divisi medsos Paslon Kuryana-Johan, Bram Muhtarom Sujiwo mengatakan sejauh ini Facebook masih populer yang digunakan oleh masyarakat di OKU.
Maka platform inilah yang diandalkan pasangan di Pilkada Serentak 2020 di OKU untuk melakukan kampanye di dunia maya.
"Iya benar, kita ada tujuh akun resmi medsos yang terdaftar di KPU ini kita gunakan sebaik mungkin untuk sosialisasi dan kampanye," kata Bram.