Melihat fakta tersebut, katanya, Pemkot Palembang harus melakukan terobosan yang lebih baik dalam pengendalian banjir sehingga pada setiap turun hujan lebat yang cukup lama warga kota tidak ketakutan rumahnya terendam atau tidak bisa beraktivitas karena jalan protokol terendam air hujan.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang Ahmad Bastari Yusak mengakui dengan intensitas hujan yang lama dan deras, beberapa titik di kota ini masih sering banjir.
Banjir tersebut diakibatkan masih ada sedimentasi di sungai dan penyempitan saluran air sehingga masih memerlukan normalisasi saluran air dan sungai. Mengenai pompa pengendali banjir yang dibangun di kawasan Sungai Bendung hingga kini dinilai bekerja cukup efektif untuk mengurangi banjir ketika hujan lebat turun.
Dengan telah dioperasikan pompa Sungai Bendung, ketinggian dan luasan genangan air hujan di sejumlah kawasan berkurang.Titik banjir di Kota Palembang awalnya ada 66 titik kini setelah difungsikannya pompa pengendali banjir Sungai Bendung menurun menjadi 33 titik dengan lama genangan air yang sebelumnya bisa mencapai 12 jam berkurang hanya dua jam.