Orang Tua Santri Gontor Tewas Dianiaya Belum Lapor Polisi karena Tak Punya Biaya

Dede Febriansyah
Hotman Paris saat berada di Palembang. (Foto: Dede F)

Berdasarkan keterangan Soimah, kata Hotman, AM tewas dalam kondisi penuh darah setelah jasadnya sampai di Palembang. AM diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh sesama santri.

"Karena ibunya itu menunjukkan ke saya foto kain yang membalut tubuh anaknya itu penuh dengan darah, jadi diduga adalah korban penganiayaan," katanya.

Selain itu, Hotman juga meminta kepada Kapolda Jawa Timur untuk mengusut tuntas kasus kematian santri Gontor asal Palembang tersebut. "Bapak Kapolda Jawa Timur tolong segera diturunkan tim untuk menyelidiki," kata Hotman.

Sementara itu, Soimah mengaku belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena kondisi kesehatannya yang saat ini belum stabil dan masih berduka. Dirinya menyarankan agar awak media mengubungi kuasa hukumnya.

"Maaf ya, untuk saat ini aku belum kasih keterangan lebih lanjut dulu, karena kondisi kesehatan yang belum stabil. Bisa tanya ke pengacara saja," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Getaran Gempa Magnitudo 5,1 di Kaur Dirasakan hingga OKU Sumsel

57 tahun lalu

KPK Usut Kasus Baru di Sumsel Diduga terkait BUMD Pemprov 

57 tahun lalu

Terungkap, 149 Gay di Sumsel Positif HIV/AIDS Sepanjang 2022

57 tahun lalu

PUPR Siapkan Anggaran untuk Lanjutkan Bendungan Tiga Dihaji Sumsel

57 tahun lalu

Ratusan Warga Sumsel Positif HIV/AIDS, Dinkes: Hindari Perilaku LGBT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal