Ogan Ilir Gempar, Belasan Santri Disodomi dan Dicabuli Guru hingga Kesakitan

Era Neizma Wedya
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubdit IV Renakta Kompol Masnoni memperlihatkan sejumlah barang bukti kasus pencabulan oleh oknum guru agama di Ogan Ilir. (Foto: Ist)

OGAN ILIR, iNews.id - Junaidi (22 tahun), seorang guru agama di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel ditangkap polisi karena telah mencabuli 12 orang murid atau santri. Enam di antaranya disodomi sehingga mengalami kesakitan di bagian kemaluan. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubdit IV Renakta Kompol Masnoni, mengatakan Junaidi tercatat sebagai warga Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten OKU Timur. Ia merupakan guru di ponpes tersebut.

Kasus pencabulan ini terungkap setelah adanya laporan dari salah satu orang tua yang mengaku anaknya telah menjadi korban pencabulan oleh guru di ponpes tersebut.

“Orang tua murid ini curiga anaknya mengeluh sakit di bagian kemaluan. Setelah digali keterangan lebih lanjut korban mengaku telah menjadi korban pencabulan gurunya sendiri,” katanya, Rabu (15/9/2021).

Selanjutnya, anggota Subdit PPA melakukan penyelidikan hingga kemudian menangkap Junaidi. Dari keterangan saksi dan alat bukti diketahui jika korban pencabulan mencapai 12 orang. “Korban berusia 12-13 tahun, semuanya laki-laki,” katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jalan Penghubung 7 Desa di Pemulutan Selatan Ogan Ilir Berlubang dan Berlumpur

57 tahun lalu

Potret Memprihatinkan Sekolah Rusak di Ogan Ilir, Lantai Berlubang Atap Menganga

57 tahun lalu

Polisi Gerebek Rumah Pesta Sabu dan Judi di Ogan Ilir, Bandar Terjun ke Sungai

57 tahun lalu

Pencuri Material Proyek Tol di Ogan Ilir Ditangkap, Pelaku Mantan Satpam

57 tahun lalu

120 Desa di Ogan Ilir Terima Bantuan Beras dari Pemprov Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal