Militer Amerika Serikat Akan Hentikan Misi Tempur di Irak

Berlianto
Militer Amerika Serikat akan mengakhiri misi perang di Irak, namun mereka tetap akan memberikan nasihat kepada militer Irak. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Dalam kesempatan itu, Khadhimi bersikeras tidak ada pasukan tempur asing yang dibutuhkan di Irak.

Pasukan pimpinan AS menginvasi Irak pada tahun 2003 untuk menggulingkan Presiden Saddam Hussein dan menghilangkan senjata pemusnah massal yang ternyata tidak ada.

Kemudian Presiden George W Bush menjanjikan Irak yang bebas dan damai, tetapi pada kenyataannya diliputi oleh pemberontakan sektarian berdarah.

Pasukan tempur AS akhirnya mundur pada 2011. Namun, mereka kembali atas permintaan pemerintah Irak tiga tahun kemudian, ketika militan ISIS menyerbu sebagian besar negara itu.

Menyusul kekalahan militer ISIS di Irak pada akhir 2017, pasukan AS tetap membantu mencegah kebangkitan kelompok tersebut.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah Karhutla di Tengah Pandemi, Polda Sumsel Kerahkan Ratusan Anggota Brimob

57 tahun lalu

Bunuh Adik Ipar Secara Sadis, Pria OKI Tertunduk Lesu dan Menyesal di Polda Sumsel

57 tahun lalu

Sumsel Pecah Rekor, Positif Covid-19 Bertambah 1.020 Kasus Sehari

57 tahun lalu

Karhutla di Sumsel Semakin Sering, Butuh Helikopter Tambahan untuk Pengeboman Air

57 tahun lalu

35 Warga Irak Tewas saat Bom Meledak di Malam Takbiran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal