Militer Amerika Serikat Akan Hentikan Misi Tempur di Irak

Berlianto
Militer Amerika Serikat akan mengakhiri misi perang di Irak, namun mereka tetap akan memberikan nasihat kepada militer Irak. (Foto: Ilustrasi/Ist)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Joe Biden akan mengakhiri misi tempur pasukan Amerika Serikat (AS) di Irak pada akhir tahun ini. Pengumuman itu muncul setelah Biden mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri (PM) Irak Mustafa al-Kadhimi di Gedung Putih.

Saat ini ada 2.500 tentara AS di Irak membantu pasukan lokal melawan sisa-sisa kelompok ISIS. Jumlah pasukan AS kemungkinan akan tetap sama tetapi langkah itu dilihat sebagai upaya untuk membantu PM Irak.

Bagi Presiden AS, pengumuman itu menandai berakhirnya perang lain yang dimulai di bawah mantan Presiden George W Bush. Tahun ini dia mengatakan pasukan AS akan meninggalkan Afghanistan.

"Kerja sama kontra-terorisme kami akan berlanjut bahkan saat kami beralih ke fase baru ini," kata Biden kepada mitranya dari Irak di Gedung Putih.

"Hari ini hubungan kami lebih kuat dari sebelumnya. Kerja sama kami adalah untuk ekonomi, lingkungan, kesehatan, pendidikan, budaya dan banyak lagi," kata Kadhimi seperti dikutip dari BBC, Selasa (27/7/2021).

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah Karhutla di Tengah Pandemi, Polda Sumsel Kerahkan Ratusan Anggota Brimob

57 tahun lalu

Bunuh Adik Ipar Secara Sadis, Pria OKI Tertunduk Lesu dan Menyesal di Polda Sumsel

57 tahun lalu

Sumsel Pecah Rekor, Positif Covid-19 Bertambah 1.020 Kasus Sehari

57 tahun lalu

Karhutla di Sumsel Semakin Sering, Butuh Helikopter Tambahan untuk Pengeboman Air

57 tahun lalu

35 Warga Irak Tewas saat Bom Meledak di Malam Takbiran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal