Menkes Sebut Testing Covid-19 di Indonesia Tidak Tepat Sasaran

Arie Dwi Satrio
Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Dok Okezone.com)

"Nanti 5 kali standar WHO terpenuhi tuh, 1 per 1.000 per minggu, tapi enggak ada gunanya testingnya secara epidemiologi, itu yang harus diberesin," ucapnya.

Budi berjanji sekaligus meminta seluruh pemangku kebijakan untuk membenahi cara testing tersebut. Ia meminta agar kepala daerah juga ikut andil dalam membenahi sistem atau cara testing di daerahnya.

"Sebagian ada di tempatnya saya, urusan testing tracing-nya, walaupun saya mesti minta bantuan Kang Emil (Gubernur Jawa Barat), karena kan sekarang puskesmas udah enggak di bawah saya. Padahal saya harus pake tuh puskesmas, itu di bawah gubernur, tapi gubernur bisa bilang bukan di bawah saya juga, dibawah bupati walikota, kan tambah complicated demgan UU Otonomi Daerah," ujar Budi dalam acara yang diselenggarakan Komite Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Jawa Barat itu.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Testing Covid-19 di Indonesia Salah Sasaran, Menkes Budi Gunadi Geram

57 tahun lalu

Tenaga Kesehatan Kurang akibat Pandemi, Kemenkes Permudah Syarat Praktik

57 tahun lalu

Kemenkes: Vaksin Covid-19 Berjenis Inactivated, Bukan Penyebab Positif Bupati Sleman

57 tahun lalu

Tim Tabur Kejaksaan Tangkap Nurdiana, Koruptor Kegiatan Fiktif Kemenkes

57 tahun lalu

Warga Malaysia Iri Indonesia Mulai Vaksinasi, Menkes: Kita Amankan 600 Juta Vaksin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal