Mayoritas Desa Dipimpin Lulusan SMA, Ini yang Dilakukan Mendagri

Dita Angga
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Foto: Ist)

"Ilmu-ilmu dasar tentang pemerintahan, cara pengelolaan keuangan yang benar, bagaimana mengawasi dan mengevaluasi, memerlukan ilmu tersendiri. Termasuk juga bagaimana bisa menangkap peluang di desanya dan potensi apa yang bisa dikembangkan," ujarnya.

Lebih lanjut dengan pembinaan yang memadai diharapkan aparatur desa mampu berpikir dan memiliki kemampuan intelektual yang mumpuni. Sehingga dapat mengelola pemerintahan di desa, termasuk mengelola anggaran untuk pembangunan di desa.

"Kita harapkan mereka juga memiliki kemampuan olah pikir sebagai intelektual, cara berpikir ilmiah. Mengubah cara pikir yang non scientific menjadi pola pikir yang scientific. Untuk itulah maka penting untuk merangkul perguruan tinggi," katanya.

Seperti diketahui Kemendagri bersama Kemendikbud dan Kemendes PDTT menandatangani Nota Kesepahaman tentang Kesinergisan Program Pembinaan Penyelenggaraan Desa serta Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal, dan Kawasan Transmigrasi. Tito berharap melalui penandatanganan ini seluruh pihak berkomitmen penuh meningkatkan kemampuan aparatur dan perangkat desa. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesepakatan 3 Kementerian, Ribuan Mahasiswa Diterjunkan ke Desa

57 tahun lalu

Wagub Sumsel Mawardi: Sarjana Harus Kreatif Jangan Gengsi

57 tahun lalu

Covid-19 Sumsel Bertambah 74, Berikut Provinsi Tertinggi di Sumbagsel

57 tahun lalu

Detik-Detik Mobil Meledak saat Isi BBM di SPBU Musi Banyuasin Sumsel

57 tahun lalu

Cegah Bencana Karhutla, Sumsel Siapkan Uang Rp30 Miliar 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal