Mata Berkaca-Kaca, Tiga Perempuan Datangi Propam Polda Sumsel Minta Keadilan

Dede Febriansyah
Tiga ibu-ibu mendatangi Propam Polda Sumsel melaporkan kasus dugaan salah tangkap terhadap anak mereka. (Foto: Dede F)

PALEMBANG, iNews.id - Tiga perempuan mendatangi Propam Polda Sumsel melaporkan dugaan salah tangkap terhadap anaknya dalam kasus pengeroyokan, Selasa (23/11/2021). Sehari sebelumnya, tiga ibu - ibu pedagang kerupuk keliling juga mendatangi Polda Sumsel terkait dugaan salah tangkap kasus begal. 

Ningsih (47) mengatakan, sengaja mendatangi Propam Polda Sumsel untuk melaporkan dugaan salah tangkap terhadap anaknya, Sendy (20), yang dilakukan Satreskrim Polrestabes Palembang terkait kasus pengeroyokan.

"Jelas-jelas anak saya ada di rumah waktu pengeroyokan itu terjadi. Tapi kok, malah anak saya yang dijemput polisi," ujar Ningsih saat ditemui di Mapolda Sumsel, Selasa (23/11/2021).

Menurutnya, saat terjadi pengeroyokan dengan korban Tivan Simanjuntak (33) di Jalan Gotong Royong III, Sukamaju, Sako Palembang, Minggu (3/10/2021) lalu, Ningsih memastikan anaknya berada di rumah pukul 02.00 WIB.

"Anak saya berada di rumah mulai dari pukul 02.00 WIB sampai pagi hari, sedangkan pengeroyokan tejadi sekira pukul 04.30 WIB," kata Ningsi.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Palembang Berawan Tebal, 14 Daerah Lain di Sumsel Berpotensi Hujan

57 tahun lalu

Termasuk Sumsel, 9 Provinsi Catat Nol Kasus Baru Covid-19

57 tahun lalu

Porprov Sumsel Ajang Cari Atlet untuk Dikirim Aceh

57 tahun lalu

Anak Ditangkap Kasus Jambret, Emak-Emak Penjual Kerupuk Keliling Datangi Polda Sumsel

57 tahun lalu

11 Kabupaten dan Kota di Sumsel Rawan Longsor dan Banjir, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal