“Namun demikian untuk membuat terang kasus ini, kita butuh bukti lain seperti pemeriksaan dalam,” katanya.
Dari pemeriksaan dan keterangan para saksi, dugaan kekerasan yang dialami korban semakin kuat mengarah ke tersangka. Hal ini nantinya akan diperkuat dengan hasil autopsi atau pemeriksaan dalam yang dijadikan sebagai alat bukti.
Sebelumnya, Muhammad Akbar, mahasiswa semester III Unitas mengembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan ke RS Bhayangkara saat mengikuti pra-Diksar Menwa gabungan dengan Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) di Desa Tanjung Senai, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (17/10/2019).
Sehari sebelumnya korban mengalami kram dan sempat diperiksa senior saat mengikuti serangkaian kegiatan pada Rabu (16/10/2019). Namun, karena tidak ada perubahan, korban dibawa ke rumah sakit di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Akan tetapi setelah mendapat perawatan, nyawa korban tak tertolong hingga dibawa ke RS Bhayangkara Palembang dan dinyatakan meninggal dunia.