Mahasiswi yang Melapor Jadi Korban Pelecehan Dapat Surat dari Kampus, Isinya Bikin Merinding

Dede Febriansyah
Mahasiswi yang melapor menjadi korban pelecehan mendapatkan surat panggilan dari Kampus. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Dalam surat tersebut F diminta memberikan keterangan di dalam ruang tertutup sendirian. Juga tertulis, apabila F tidak memenuhi panggilan tersebut, hak F sebagai mahasiswi seakan terancam.

Surat tersebut ditandatangani oleh Dekan Fakultas Ekonomi Unsri, Prof Dr Mohammad Adam. Adam sendiri saat dihubungi sejak kejadian kericuhan pada Yudisium dan beredarnya surat ini hingga viral, tak kunjung memberikan penjelasan.

Wakil Rektor I Unsri, Prof Zainuddin mengatakan, pemanggilan tersebut bertujuan untuk mengusut kebenaran atas laporan dugaan pelecehan seksual yang dialami mahasiswi tersebut. Namun dia membantah jika surat pemanggilan tersebut berupa ancaman.

"Jadi, dekan memanggil dia untuk segera memberikan klarifikasi atas laporan dugaan pelecehan yang dia buat. Karena terlapor dosen R sudah di periksa, sedangkan mahasiswi itu hingga saat ini belum memberikan penjelasan atas laporan yang dia buat," ujar Zainuddin, Sabtu (4/12/2021).

Sebelumnya, BEM KM Universitas Sriwijaya mengatakan, bahwa terdapat seorang mahasiswi yang namanya mendadak dicoret dari yudisium Fakultas Ekonomi Unsri. Mahasiswi tersebut merupakan salah satu pelapor kasus dugaan pencabulan oleh dosen Unsri.

"Kemarin ada namanya. Malam harinya namanya sudah tidak ada dari daftar yudisium. Kami kurang paham apa alasannya hingga pihak fakultas membatalkan hal itu," ujar Presiden BEM KM Unsri, Dwiky Sandy.

Setelah video keributan yudisium tersebut viral dan atas desakan dari korban dan BEM, pihak Unsri kemudian mengadakan rapat dadakan. "Mahasiswi itupun kemudian disepakati untuk diikutsertakan pada yudisium kloter kedua," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Termasuk Sumsel, Presiden Sebut 15 Provinsi dengan Cakupan Vaksinasi di Bawah 60 Persen

57 tahun lalu

Penderitaan Guru Honorer di Sumsel, Terus Bekerja Tanpa Insentif dari Pemda

57 tahun lalu

Alsintan Karya Siswa SMK di Sumsel Layak Diproduksi Massal

57 tahun lalu

4 Warga Sumsel Positif Covid-19 Hari Ini

57 tahun lalu

BEM Nusantara Akan Gelar Konsolidasi di Sumsel, Bahas Pemulihan Ekonomi Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal