Lihat Kondisi Hanggar Militer, Taliban Marah kepada Amerika Serikat

Muhaimin
Milisi Taliban melintas di samping helikopter yang tidak berfungsi peninggalan Amerika Serikat. (Foto: Ist)

Sementara itu, Taliban berharap sisi komersial bandara Kabul dibuka kembali untuk penerbangan dalam beberapa hari mendatang.

Penerbangan yang membawa tentara terakhir Amerika berangkat dari Afghanistan pada Senin malam, menandai berakhirnya kehadiran militer AS selama hampir 20 tahun di negara itu.

"Ada banyak patah hati yang terkait dengan keberangkatan ini," kata Komandan Komando Pusat (CENTCOM) AS Jenderal Kenneth McKenzie tentang penutupan operasi evakuasi.

Dia mengakui evakuasi tersebut tak bisa membawa seluruh orang. "Kami tidak mengeluarkan semua orang yang kami inginkan," ujarnya.

Selain orang-orang yang tertinggal di Kabul, Jenderal McKenzie mengatakan AS juga meninggalkan peralatan seperti sistem C-RAM (counter-artillery, artillery and mortar) yang digunakan untuk menembak jatuh roket, serta puluhan Humvee lapis baja dan beberapa pesawat.

Jenderal Amerika itu menambahkan bahwa peralatan telah dinonaktifkan dan pada akhirnya tidak ada yang mampu menjalankan misi.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Taliban Kepung Provinsi Terakhir di Afghanistan, Ajak Milisi Berdamai

57 tahun lalu

Pendukung Taliban Rayakan Kemenangan, Arak Peti Mati Berbendera AS

57 tahun lalu

Irjen Eko Indra Heri Resmi Tinggalkan Polda Sumsel

57 tahun lalu

Kapolri Pimpin Sertijab Kapolda Sumsel hingga Koorsahli

57 tahun lalu

Covid-19 Sumsel Naik Lagi, Kasus Positif Baru Kembali di Atas 100 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal