Lihat Kondisi Hanggar Militer, Taliban Marah kepada Amerika Serikat

Muhaimin
Milisi Taliban melintas di samping helikopter yang tidak berfungsi peninggalan Amerika Serikat. (Foto: Ist)

KABUL, iNews.id - Taliban marah dan merasa dikhianati setelah menguasai bandara dan mengunjungi hanggar militer. Para milisi mendapati helikopter dan peralatan tempur yang ditinggalkan Amerika Serikat dalam kondisi tidak berfungsi. 

Taliban marah, karena menganggap peralatan tempur itu sudah menjadi milik mereka setelah menguasai Afghanistan saat ini. Mereka merasa berhak atas warisan peralatan tempur Tentara Nasional Afghanistan.

Jurnalis Al Jazeera, Charolote Bellis, dalam sebuah video terlihat mengunjungi hanggar militer bandara dan mengatakan kelompok Taliban mengharapkan Amerika untuk meninggalkan helikopter-helikopter dalam keadaan utuh untuk digunakan.

"Ketika saya berkata kepada mereka, 'mengapa Anda berpikir bahwa Amerika akan membiarkan semuanya beroperasi untuk Anda'? Mereka mengatakan 'karena kami percaya itu adalah aset nasional dan kami adalah pemerintah sekarang dan ini bisa sangat berguna bagi kami'," katanya.

Seorang juru bicara Departemen Pertahanan AS mengatakan kepada Fox News; "Kami menonaktifkan/mendemiliterisasi peralatan itu di Bandara Internasional Hamid Karzai sebelum keberangkatan kami."

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Taliban Kepung Provinsi Terakhir di Afghanistan, Ajak Milisi Berdamai

57 tahun lalu

Pendukung Taliban Rayakan Kemenangan, Arak Peti Mati Berbendera AS

57 tahun lalu

Irjen Eko Indra Heri Resmi Tinggalkan Polda Sumsel

57 tahun lalu

Kapolri Pimpin Sertijab Kapolda Sumsel hingga Koorsahli

57 tahun lalu

Covid-19 Sumsel Naik Lagi, Kasus Positif Baru Kembali di Atas 100 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal