Doses Fakultas Teknik Sipil Universitas Sriwijaya ini pun menyebut, pemasangan lift pada Jembatan Ampera memang sudah seharusnya dilakukan mengingat akses tangga darurat yang selama ini digunakan untuk pemeliharaan sudah korosi.
Menurutnya, KKJTJ memiliki aturan yang ketat untuk jembatan khusus bersejarah seperti Jembatan Ampera.
"Kami dari KKJT menolak kalau ada perubahan bentuk, pemotongan atau penggantian, termasuk rail yang ada didalam kami larang untuk diganti. Untuk pemeliharaan pun kami tidak izinkan untuk dilas, pemasangan komponen harus pasang baut," katanya.