Ledakan di RSUD Sekayu, 2 Pekerja Terluka Pasien Panik

Edi Lestari
Pasien RSUD panik dievakuasi ke luar karena terjadi ledakan. (Foto: Edi Lestari)

SEKAYU, iNews.id - Pasien dan keluarga di RSUDSekayu Musi Banyuasin, Sumsel panik. Tiba-tiba terjadi ledakan disusul kemunculan api dari ruangan penyimpanan tabung oksigen.

Dua pekerja mengalami luka-luka. Ratusan pasien dievakuasi tim medis keluar dari gedung RSUD Sekayu. Api yang muncul usai terjadi ledakan hebat tersebut, berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran, sehingga kobaran api tidak merembet ke mana-mana. 

Belum diketahui penyebab tabung oksigen meledak, dan kini kasus tersebut diselidiki petugas kepolisian.

Dari rekaman video amatir warga, tim medis terlihat panik saat mengevakuasi ratusan pasien rawat inap keluar dari ruang rawat inap RSUD Sekayu. Petugas pemadam kebakaran dibantu skuriti RSUD Sekayu, berusaha memadamkan kobaran api sehingga api tidak menjalar ke ruangan lain, dan dapat ditanggulangi.

Suara ledakan disertai kepulan asap hitam dari salah satu ruang penyimpanan tabung gas oksigen di RSUD Sekayu tersebut, melukai Okta Andika (28) yang bekerja sebagai tenaga honor di bagian instalasi pemeliharaan sarana dan prasarana RSUD Sekayu saat ini korban dalam perawatan serius oleh tim medis.

"Kami merasa cemas setelah mendapat kabar anak kami mengalami luka bakar bagian paha, dan kaki kiri terkena ledakan tersebut. Saat ini korban dalam kondisi sadar, dan berharap agar segera sembuh," ujar Sehdu, orang tua korban.

Belum diketahui pasti penyebab sebuah tabung gas oksigen meledak. Hingga saat ini Polres Musi Banyuasin, masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejati Sumsel Panggil Jimly Asshiddiqie, Kasus Apa?

57 tahun lalu

Polda Sumsel Gandeng Ahli dari Unsri Hadapi Pelaku Karhutla

57 tahun lalu

Berita Duka, Gubernur Sumsel Ke-14 Mahyuddin Meninggal Dunia

57 tahun lalu

7 Kabupaten di Sumsel Dapat Kuota Peremajaan Karet, Rp11,5 Juta per Hektare

57 tahun lalu

Gandeng Ponpes di Sumsel, Pusri Dorong Minat Santri Jadi Petani

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal