Diketahui sejumlah perempuan muda yang mengaku korban arisan online yang dikelola Lisa Tania mendatangi Polres OKU Selatan. Awalnya mereka hanya konsultasi agar uang mereka kembali, namun kini telah dibuat laporan polisi resmi.
Korban arisan online ini diduga mencapai seratus orang yang tersebar tidak hanya di OKU Selatan, namun sampai luar daerah bahkan luar provinsi. Diduga total uang para korban mendekati satu milar rupiah.
Kasat Reskrim Polrez OKU Selatan AKP Promico mengatakan, diduga arisan online ini sudah berlangsung sejak setahun lebih.
"Korban umumnya warga OKU Selatan yang tinggal di sin, juga yang berada di luar Sumatera," katanya.