PALEMBANG, iNews.id – Ambulans selama ini identik dengan mobil. Namun, siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Sumatera Selatan (Sumsel), yang kreatif berhasil menciptakan motor ambulans.
Biaya pembuatan motor ambulans itu juga tergolong tidak begitu besar. Dengan biaya Rp35 juta dan selama dua bulan, para siswa bergotong royong menciptakan kendaraan alternatif untuk mengangkut pasien dan warga yang memerlukan penanganan medis.
Ketua tim pembuatan motor ambulans SMKN Sumsel, Riyo Dzulkarnain mengatakan, bahan baku atau alat-alat untuk merakit menggunakan barang baru dan sebagian barang bekas tak terpakai.
“Kami menggunakan motor sekolah yang masih layak pakai, jadi lumayan untuk menghemat modal,” ujar Riyo, yang juga siswa kelas 12 jurusan otomotif SMKN Sumsel.
Proses perakitan hingga melengkapi komponen dikerjakan setiap hari pada waktu pulang sekolah maupun saat praktek kelas. Dalam pengerjaan, para siswa juga didampingi para guru.