Klaster Perkantoran Dominasi Kasus Baru Covid-19 di Sumsel

Dede Febriansyah
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel Yusri. (Foto: Bambang Irawan/iNews)

Menurutnya, klaster perkantoran lebih banyak terlaporkan karena proses pelacakan yang cepat dan mudah dideteksi. Sementara kasus dari klaster yang diduga muncul seperti klaster wisata, unjuk rasa atau klaster pernikahan belum banyak dilaporkan.

"Acara pernikahan itu berpeluang besar menimbulkan klaster baru karena banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan, namun sampai saat ini belum ada laporan dari kabupaten/kota," jelasnya.

Diketahui, ada 15 kabupaten/kota di Sumsel yang masuk Zona Orange, yakni Kabupaten Musi Rawas, Muba, Muara Enim, PALI, Muratara, OKU, OKU Selatan, OKU Timur, OKI, Empat Lawang, Lahat, Kota Lubuklinggau, Pagaralam, Prabumulih, dan Palembang. Sementara zona kuning atau wilayah risiko rendah hanya Kabupaten Banyuasin dan Ogan Ilir.   

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswa di Palembang Korban Peluru Nyasar, Polda Sumsel: Lecet Kena Rekoset

57 tahun lalu

Update Covid-19 Sumsel 11 November: Positif 8.462, Sembuh 6.903, Meninggal 457

57 tahun lalu

Satgas Covid-19 Sumsel Ancam Tutup Bioskop jika Jadi Klaster

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal