"Keterampilan ini dilatih saat di dalam Lapas. Menggunakan kertas limbah yang banyak, kita coba olah jadi guci dan vas bunga. Untuk satu guci bekas diperkukan sekitar 15 kilogram kertas yang dihancurkan menjadi bubur," kata Dedi ditemui di rumah sekaligus bengkelnya, Senin (27/12/2021).
Proses pengeringan guci atau vas bunga produksi Dedi membutuhkan waktu hingga satu bulan. Setelah kering, guci dipernis atau dilukis sesuai dengan gambar tertentu atau pesanan pembeli. "Berkilau tak kalah dengan guci yang terbuat dari bahan keramik," ujar Meliana.
Meliana mengatakan, setelah melihat proses pembuatan dan hasilnya yang cantik dan menarik, dirinya langsung memborong 10 guci dan vas bunga. "Saya beli langsung 10," katanya tertawa.