Kisah Bujang Kurap, Legenda Terbentuknya Danau Rayo di Muratara

Berli Zulkanedi
Legenda Danau Rayo yang terbentuk dari tanah yang ditancapkan lidi. (Foto: Ist)

Di setiap desa yang disinggahinya, pemuda ini membantu warga sekitar baik pertanian hingga melatih bela diri kuntau (sejenis silat). Setelah kampung atau desa tersebut makmur, pemuda ini melanjutkan pengembaraannya hingga singgah di daerah yang bernama Karang Panggung Lamo, konon cikal bakal Desa Desa Sungai Jernih. Pemuda tampan itu memutuskan untuk menetap di desa tersebut, dan mempunyai ibu angkat seorang perempuan tua sebatang kara.

Perempuan itu baik hati dan tinggal di rumah yang sedehana agak jauh dari rumah penduduk lainnya. Perempuan tua itu sangat senang karena memilik anak yang rajin dan sangat baik. Lama – kelamaan kehadiran pemuda ini diketahui penduduk lainnya. 

Muda dan mudi setempat juga berdatangan dan mereka menyukai pemuda yang tampan dan baik itu. Kehadiran pemuda itu akhirnya berdampak ke ibu angkatnya yang mendapatkan bantuan dari penduduk lainnya. Beberapa perempuan juga ada yang jatuh hati sehingga memicu persaingan untuk mendapatkan hati pemuda tersebut. 

Kemudian pria tersebut dengan kesaktiannya mengubah dirinya menjadi pemuda buruk rupa, dipenuhi penyakit kulit yakni kurap dan mengeluarkan bau tak sedap. Benar saja, semua warga menjauh dan merendahkannya. Bahkan, pernah si Bujang Kurap lewat diludahi oleh warga. Kebaikannya yang sering membantu warga selama ini sirna tanpa bekas.

Hingga suatu ketika salah satu kembang kampung menikah. Bujang kurap datang hendak menemui mempelai perempuan. Namun apa daya, tidak hanya ditolak, bujang kurap diusir dan direndahkan. Kepada warga yang sedang berkumpul itu, bujang kurang mengatakan akan pergi dari desa tersebut jika warga bersedia memenuhi tantangannya, yakni mencabut tujuh batang lidi yang ditancapkan di tanah. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Napi Kendalikan Narkoba, Kemenkumham Sumsel Bentuk Tim Pemeriksa

57 tahun lalu

Capaian Vaksinasi Lansia di Sumsel Capai 68 Persen

57 tahun lalu

Polda Sumsel Ungkap 7 Kasus Narkoba Menonjol, Salah Satunya Dikendalikan dari Lapas

57 tahun lalu

Ratusan Ribu Dosis Vaksin di Sumsel Segera Kedaluwarsa

57 tahun lalu

Antrean BBM Solar Mengular di Ogan Ilir Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal