Kedelai Mahal dan Minyak Goreng Langka, Pelaku UMKM Rumahkan Pegawai

Dede Febriansyah
Aktivitas tempat pembuatan tahu dan tempe. (Foto: Ist)

"Dalam sehari biasanya bisa memproduksi 2.700 butir tahu goreng. Sebutir tahu goreng, saya jual seharga Rp220. Tetapi, karena langkah minyak goreng dan mahalnya kedelai, untuk produksi sekarang ini cukup berat," katanya.

Kondisi yang sama juga terjadi pada pengrajin tahu dan tempe di Kabupaten Empat Lawang yang mengeluhkan tingginya harga bahan baku kedelai. Tidak hanya itu, mereka juga terbebani dengan tingginya harga minyak goreng saat ini.

Seorang pelaku UMKM di Kecamatan Tebing Tinggi, Najamudin mengatakan, harga kedelai saat ini mencapai Rp12.000 per kilogram, padahal sebelumnya ada di angka Rp8.000 perkilogram.

"Kendala saat ini cukup sulit terutama untuk bahan baku yakni kedelai, harganya saat ini naik tinggi, sudah berganti harga dari Rp8.000 menjadi Rp12.000," katanya.

Menurutnya, selain harga kedelai yang naik pihaknya juga mengeluhkan harga minyak goreng yang memang naik beberapa waktu belakangan ini. "Minyak goreng sebelum langka harganya dulu masih Rp11.000, sekarang sudah lebih bahkan kadang agak langka barangnya," katanya.

Untuk menyiasati hal tersebut, lanjut Najamudin, terpaksa dirinya memperkecil ukuran atau potongan, selain itu juga setiap produksi menyesuaikan dengan permintaan pasar. "Bisa dikatakan saat ini kita ini bertahan juga sudah untung, sebab memang daya beli masyarakat juga rendah," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejumlah Wilayah di Sumsel Cerah Berawan Hari Ini

57 tahun lalu

Kasus Aktif Covid-19 Sumsel Capai 9.026 Pasien, 398 Orang Dirawat di Rumah Sakit

57 tahun lalu

Kasus Positif Covid-19 Sumsel Bertambah 1.166 Orang

57 tahun lalu

BKSDA Sumsel Akan Pasang Alat Pemantau di Tubuh Gajah Sumatera

57 tahun lalu

Atlet Sumsel Keluhkan Bonus PON Papua yang Tak Kunjung Cair

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal