Kasus Lahan Kuburan, JPU Tuntut Johan Anuar 8 Tahun dan Cabut Hak Politik

Dede Febriansyah
Johan Anuar. (Foto: Dok/sindonews)

PALEMBANG, iNews.id - Wakil Bupati OKU nonaktif Johan Anuar dituntut delapan tahun penjara dan denda Rp200 juta susider 6 bulan kurungan. JPU KPK juga menuntut Johan membayar uang pengganti kepada negara Rp3,2 miliar.

Dengan ketentuan apabila tidak membayar uang pengganti dalam waktu satu bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. 

"Apabila tidak mencukupi, maka dipidana dengan pidana penjara selama 1 tahun," ujar JPU KPK, Rihki Benindo Maghaz saat membacakan tuntutan pada sidang PN Palembang, Kamis (15/4/2021). 

Di hadapan Majelis Hakim Tipikor yang diketuai Erma Suharti, JPU KPK menyatakan Johan Anuar terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana sebagaimana dalam dakwaan pertama. 

"Menyatakan terdakwa Johan Anuar telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menurut hukum melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," katanya.

Selain itu, JPU juga menuntut agar hak politik Wakil Bupati OKU nonaktif tersebut dicabut selama lima tahun terhitung sejak selesai menjalani pidana. 

Setelah mendengarkan pembacaan tuntutan dari JPU KPK, majelis hakim Tipikor Palembang, menunda sidang dua pekan hingga Selasa (27/4/2021) mendatang dengan agenda mendengarkan pembacaan pledoi dari kuasa hukum terdakwa.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

13 Bulan, Bansos Tunai 5 Daerah di Sumsel Capai Rp251 Miliar

57 tahun lalu

Jelang Kemarau, Sumsel Siapkan Helikopter Waterbombing dan Hujan Buatan

57 tahun lalu

Praktisi Hukum Dukung Polisi Bersihkan Sumsel dari Kampung Narkoba

57 tahun lalu

Terdakwa Korupsi Lahan Kuburan Johan Anuar Dilantik sebagai Wakil Bupati OKU

57 tahun lalu

Jelang Pelantikan, Kuasa Hukum Johan Anuar Sayangkan Keterlambatan Surat Pemberitahuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal