Kas Daerah PALI Kosong, Kontraktor Teriak Dewan Tanya Uang Jalan

Bisrun Silvana
KAS Daerah PALI kosong. (Foto: Bisrun Silvana)

PALI, iNews.id  - Kondisi keuangan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali mengalami kesulitan di akhir tahun 2020. Kas Daerah (Kasda) disebutkan kosong, dan tagihan rekanan (pihak ketiga) pun terancam tunda bayar.

Keadaan ini, kembali mengulang seperti pada akhir tahun-tahun sebelumnya, dan tahun ini kembali terjadi di tengah pandemi.

Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten PALI, Aidil Zikri mengatakan, hal ini terjadi sebagai dampak belum ditransfernya Dana Bagi Hasil (DBH) PALI dari pusat, dan refocussing anggaran untuk Covid-19.

"Hingga hari ini kita belum mengetahui kapan pusat akan mentransfer DBH, oleh karenanya tagihan pihak ketiga dengan nilai sekitar Rp100 miliar kemungkinan menjadi tunda bayar," ujar Aidil, di kantornya, Senin (21/12/2020).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa saat ini yang tersedia hanya Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Gubernur (Bangub). Sehingga hanya tagihan anggaran tersebut yang mereka bayarkan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surplus Listrik, Pembangkit di Sumsel Terangi Lampung dan Jambi 

57 tahun lalu

Pilkada PALI Menghangat, Mulai Muncul Tudingan Dugaan Politik Uang 

57 tahun lalu

Maju di Pilkada PALI, Pasangan Devi-Darmadi Mundur dari Kursi DPRD

57 tahun lalu

Jaksa KPK Tuntut Kontraktor Penyuap Bupati Bekasi 2 Tahun 3 Bulan Penjara

57 tahun lalu

Mitrabangun.id Siap Jadi Solusi Bangun Rumah Tanpa Ribet dengan Garansi 10 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal