“Kalau urine positif artinya belum lama mengonsumsi dari saat dilakukan tes. Nah kalau darah itu menunjukkan sudah lama penggunaannya,” kata jenderal bintang dua tersebut.
Kendati demikian, Kapolda belum bisa memastikan asal narkoba yang memasok ke Kapolres Empat Lawang. Namun dia memastikan akan menyelidiki dan menelusuri aliran narkoba tersebut. “Kami tidak ada ampun untuk anggota yang terlibat narkoba,” tuturnya.
Diketahui, pada Jumat (11/1/2019), usai memimpin rapat, jajaran Polda Sumsel dilakukan tes urine mendadak kepada 66 pejabat utamanya, termasuk seluruh kapolres. Hasilnya, Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan dinyatakan positif. Dianggap merusak citra baik Polri, Kapolri langsung mengeluarkan telegram rahasia mencopot jabatannya.
Sementara penggantinya yakni AKBP Eko Yudi K diketahui sebelumnya menjabat sebagai Kepala Detasmen B Pelopor Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumsel.