“Atau jika diistilahkan jangan sampai jual beras makan tiwul. Artinya pemerintah harus mendorong agar masyarakat gemar mengonsumsi daging, ikan, minum susu dan telur,” ujar Gubernur.
Gubernur menambahkan, dirinya telah menerima Penghargaan Rekor MURI sebagai Gubernur yang sukses dalam meningkatkan populasi ternak di Sumsel bersama dengan Bupati OKU Timur M Kholid Mawardi dan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan setempat Tubagus Sunarseno. Penghargaan itu merupakan apresiasi dari MURI atas inovasi Sumsel meningkatkan populasi ternak di Sumsel melalui inseminasi buatan terbanyak di Indonesia.
“Bayangkan saja pada tahun 2020 ini melalui inseminasi buatan yang telah berjalan ditarget 11.000 ekor sapi anakan di Ogan Komering Ulu Timur. Ini patut kita apresiasi,” katanya.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Timur Tubagus Sunarseno dalam laporannya menyebutkan, estrus inseminasi buatan digelar serentak di 20 kecamatan di OKU Timur. Selain itu juga diresmikan gerakan minum susu dan makan telur “Musi Elok” yang dilakukan melalui pembagian paket bagi balita dan penyandang stunting di OKU Timur.