PALEMBANG, iNews.id – Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur ditargetkan sebagai lumbung sapi untuk pasokan daerah bahkan nasional. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) akan menjadikan kabupaten pemekaran OKU itu tempat inseminasi buatan untuk pengembangan sapi.
Gubernur Sumsel Herman Deru optimistis target itu tercapai. Apalagi, Sumsel pada era 80-an pernah menjadi sentra daging di Sumsel untuk menyuplai sejumlah daerah di Sumatera dan Jawa. Namun, karena faktor keamanan pada tahun 2000-an, terjadi penurunan drastis jumlah ternak sapi warga di OKU Timur sehingga tidak lebih dari 8.000 ekor.
“Namun, sekarang ini jumlah ternak sapi di OKU Timur kembali menggeliat melalui gerakan inseminasi buatan. Terobosan Pemkab OKU Timur melakukan estrus inseminasi buatan patut dicontoh daerah lain,” kata Herman di Palembang, Selasa (3/3/2020).
Gubernur Sumsel juga berterima kasih banyak kepada Kapolres yang telah menjaga keamanan di kabupaten tersebut. Faktor keamanan menjadi salah satu pendukung produksi sapi di OKU Timur terus meningkat.
Dia juga berharap produksi daging sapi, ikan dan hasil pertanian di OKU Timur tidak hanya selalu untuk dijual. Pemerintah perlu menggaungkan agar masyarakat juga gemar makan daging. Ini salah satu cara menekan jumlah penderita stunting.