Jari Bayi Terpotong saat Ganti Infus, RS Muhammadiyah Palembang Berikan Penjelasan 

Guntur
Wakil Direktur SDM dan AIK RS Muhammadiyah Palembang, Muksin Wadir Umum ADM dan Keuangan RSMP Sunardi memberikan penjelasan terkait jari bayi terpotong. (Foto: Guntur)

"Kami berharap proses ini nanti bisa dibicarakan secara kekeluargaan, karena ini merupakan sesuatu yang bukan disengaja tetapi lebih kepada musibah bagi karyawan kami sehingga terjadi kecelakaan tadi," katanya.

Ditanya apakah jari bayi tersebut bisa kembali normal, Muksin belum bisa memberikan jawaban karena butuh waktu selama tiga hari untuk melihatnya. "Untuk perawat D sebenarnya sudah menunggu orang tua bayi untuk meminta maaf namun tidak datang. Begitu juga saat ditemui di ruangan tidak bertemu," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, Suparman (37) orang tua bayi mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) guna membuat laporan polisi, Sabtu (4/2/2023) siang. Suparman melaporkan jari anaknya terpotong saat pergantian infus. 

"Jari kelingking sebelah kiri terpotong. Berawal perawat ini mau membuka infus. Saat itu saya sudah ingatkan untuk membuka perbannya saja, namun tidak mau dengar dan mengambil gunting besar sehingga terpotong jari kelingkingnya," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cuaca Sumsel 3 Februari 2023, Cek di Sini

57 tahun lalu

3 Negara Produsen 115 Kg Sabu yang Masuk Sumsel, BNN: Malaysia Cuma Pelintasan 

57 tahun lalu

Peringatan Dini BMKG: Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah Sumsel

57 tahun lalu

Penyebab Pembangunan Kampus IPDN di Pagaralam Sumsel Terhambat

57 tahun lalu

Warga Sumsel Segera Terima Vaksin Booster Kedua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal