PALEMBANG, iNews.id – Eva Diana Sari bersama beberapa anaknya dengan didampingi kuasa hukum meminta keadilan atas kasus kematian suaminya Ridwan alias Dedek. Suaminya yang bekerja sebagai pedagang asongan tewas ditembak sopir truk yang belakangan diketahui seorang polisi.
Dalam peristiwa yang terjadi pada Juli 2019, korban ditembak di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya dekat persimpangan Macan Lindungan, Kecamatan Ilir Barat I Palembang. Pelaku yakni Brigadir IP, anggota Sabhara yang bertugas di Polsek Ogan Komering Ilir. Penembakan ini diduga karena korban memalak pelaku.
Merasa suaminya bukanlah pelaku pemalakan seperti dituduhkan, Eva meminta keadilan agar pelaku diproses hukum. Dia bahkan histeris saat menceritakan kehidupannya selepas ditinggal pergi suami.
"Anak saya lima orang. Saya tidak tahu sekarang harus bagaimana. Hancur luluh hati saya. Suami saya cuma pedagang bukan pemalak. Saya minta pelakunya dihukum,” ujarnya dengan berderai air mata, Jumat (23/8/2019).
Dia mengungkapkan, mereka selama ini tinggal di dekat lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Saat kejadian, almarhum baru saja keluar dari masjid dan melihat ada keributan. Ketika itulah tiba-tiba terdengar letusan senjata dan almarhum roboh bersimbah darah.