India Darurat Covid-19, Kematian Tembus 200.000 Jiwa

Syarifudin
Gelombang Covid-19 di India semakin parah. (Foto: Ist)

Pada Kamis, AS mengatakan akan mulai mengirimkan pasokan senilai lebih dari USD100 juta, di samping masing-masing negara bagian AS dan perusahaan swasta juga menyiapkan oksigen, peralatan, dan pasokan untuk rumah sakit India.

Namun, para ahli mengatakan bantuan itu hanya akan berdampak kecil di negara berpenduduk 1,3 miliar jiwa itu.

Jumlah korban yang terlihat sangat tinggi, tetapi jumlah kematian sebenarnya diperkirakan jauh lebih tinggi. Data kematian di India buruk dan kematian di rumah sering kali tidak terdaftar, terutama di daerah pedesaan.

Ada laporan jurnalis menghitung sendiri jenazah di kamar mayat, untuk mencoba mendapatkan jumlah yang lebih akurat.

Di Uttar Pradesh, pejabat kesehatan mengatakan 68 orang telah meninggal pada satu hari awal bulan ini di seluruh negara bagian.

Tetapi surat kabar Hindi menunjukkan bahwa para pejabat juga mengatakan ada 98 pemakaman Covid di ibukota, Lucknow, saja.

Itu artinya jumlah korban meninggal sebenarnya lebih tinggi dari data resmi yang diumumkan pemerintah India, baik pemerintah pusat ataupun di berbagai negara bagian.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Awas Tertular, 2  WNA India Lolos Tanpa Karantina di Bandara

57 tahun lalu

Ada WNA India Lolos Tanpa Karantina di Bandara Soetta, Kok Bisa?

57 tahun lalu

BMKG Prakirakan Sumsel dan Jambi Diguyur Hujan Lebat dan Petir

57 tahun lalu

BPBD Sebut Sumsel Berpotensi Diterjang Hujan dan Puting Beliung

57 tahun lalu

Ternyata Ini Pemicu Kasus Covid-19 Sumsel Meningkat Usai PPKM 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal