Pada Kamis, AS mengatakan akan mulai mengirimkan pasokan senilai lebih dari USD100 juta, di samping masing-masing negara bagian AS dan perusahaan swasta juga menyiapkan oksigen, peralatan, dan pasokan untuk rumah sakit India.
Namun, para ahli mengatakan bantuan itu hanya akan berdampak kecil di negara berpenduduk 1,3 miliar jiwa itu.
Jumlah korban yang terlihat sangat tinggi, tetapi jumlah kematian sebenarnya diperkirakan jauh lebih tinggi. Data kematian di India buruk dan kematian di rumah sering kali tidak terdaftar, terutama di daerah pedesaan.
Ada laporan jurnalis menghitung sendiri jenazah di kamar mayat, untuk mencoba mendapatkan jumlah yang lebih akurat.
Di Uttar Pradesh, pejabat kesehatan mengatakan 68 orang telah meninggal pada satu hari awal bulan ini di seluruh negara bagian.
Tetapi surat kabar Hindi menunjukkan bahwa para pejabat juga mengatakan ada 98 pemakaman Covid di ibukota, Lucknow, saja.
Itu artinya jumlah korban meninggal sebenarnya lebih tinggi dari data resmi yang diumumkan pemerintah India, baik pemerintah pusat ataupun di berbagai negara bagian.