PALEMBANG, iNews.id - Direktur Pascasarjana Unsri Amin Rejo mengatakan, peringatan hari air sedunia menjadi momentum untuk merenungkan arti pentingnya air sebagai sumber kehidupan. Hal ini disampaikan dalam seminar nasional pengelolaan sumber daya air di daerah aliran sungai untuk mengembalikan fungsi lingkungan.
“Tidak satu pun manusia menginginkan air suatu saat akan sulit diperoleh bahkan menjadi sumber kebutuhan yang langkah. Karen aitu sesuai tema semibar, sangat penting Pengolaan sumber daya air terpadu dikawasan pesisir dan daerah aliran sungai untuk mengembalikan fungsi lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Hari air dunia yang jatuh setiap 22 Maret, sambungnya, menjadi momentum untuk me-refresh serta merenungkan akan arti pentingnya air sebagai sumber kehidupan.
"Air salah satu unsur terbesar di muka bumi, tak kurang 70% bagian permukaan bumi ditutupi oleh air sebagai pendukung eksistensi kehidupan makhluk hidup. Maka dari itu, tanggung jawab bersama agar air terus tersedia,” katanya.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aloe Dohong dalam kesempatan itu memaparkan beberapa poin penting dalam hal menjaga dan melindungi bentang alam melalui berbagai interpensi di antaranya rehabilitasi hutan dan pemeliharaan Daerah Aliran Sungai (DAS).