“Tahun 2020 hingga 2024 mendatang ditargetkan 1 juta hektar hutan direhabilitasi secara bertahap dengan estimasi 57 juta area kerja. Juga 108 DAS, 15 daerah tangkapan air. Meski tertunda karena pandemi dan baru terealisasi 58 hektare hutan direhabilitasi namun diupayakan berlanjut," katanya.
Sementara Prof Datin Ir Dr Lariyah Mohd Sidek dari Institute of Infrastructure & Department of Civil Engineering Universitas Tenaga Nasional Malaysia, dalam paparanya menampilkan beberapa kondisi-kondisi terdahulu hingga terkini bangunan-bangunan DAM sejumlah negara, termasuk kaitannya dengan isu pentingnya manajemen jaminan keamanan Infrastruktur.
"Infrastruktur yang tangguh menurut hemat saya adalah dengan teknologi yang tak hanya mempertimbangkan keunikan desain bangunan saja namun kondisi air yang saat ini terus menerus terdegradasi kuantitas maupun kualitasnya," ujar Lariyah.