Harga Ayam di Palembang Hampir Setara Ikan Lele, Peternak Menjerit

Antara
Peternak menjerit harga ayam di pasar terus turun. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Kondisi yang menyulitkan itu membuat peternak plasma (gabungan beberapa peternak) dengan produksi 10.000 ekor dalam satu siklus (1,5 bulan) terbilang kesulitan untuk bertahan.

Mereka sebenarnya sudah berupaya untuk bertahan dalam kondisi ini seperti mengurangi jumlah tenaga kerjanya hingga mengurangi produksi.

Saat ini asosiasi memperkirakan terjadi penurunan permintaan sekitar 25-30 persen dibandingkan dalam kondisi normal terhadap ayam potong dari kebutuhan sekitar 120.000 ekor per hari untuk Kota Palembang dan 250.000 ekor per hari untuk Sumatera Selatan.

Namun, pengurangan produksi yang dilakukan kurang berdampak signifikan lantaran saat ini produksi dari luar provinsi juga masuk ke Palembang, seperti dari Lampung dan Jambi.

“Bahkan dari Jawa juga masuk ke sini (Palembang) sejak ada jalan tol. Ini umumnya berasal dari peternakan skala industri yang satu kandang saja bisa memproduksi 50.000 ekor ayam,” kata dia.

Di tengah kondisi ini, asosiasi mengharapkan pemerintah memperketat jalur perdagangan antardaerah ini agar harga dan serapan tidak lebih tertekan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumsel Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Petir

57 tahun lalu

Kisah Personel Polda Sumsel Bertugas di Afrika Tengah

57 tahun lalu

Melandai, Kasus Covid-19 Sumsel Bertambah 236 Orang 

57 tahun lalu

Sumsel Berharap Proyek Pelabuhan Tanjung Carat Dimulai Akhir 2021

57 tahun lalu

Suku Anak Dalam di Pelosok Perbatasan Sumsel - Jambi Mulai Disuntik Vaksin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal