Guru Paksa Siswi Buka Celana untuk Membuktikan Haid  

Muhaimin
Ilustrasi siswi dipaksa buka celana untuk membuktikan haid. (Foto: Ist)

KUALA LUMPUR, iNews.id – Sejumlah siswi mengungkapkan telah mengalami siksaan selama Ramadan. Para korban mengaku dipaksa membuka celana dalam untuk membuktikan sedang haid atau menstruasi agar diperbolehkan tidak puasa. 

Peristiwa ini terungkap setelah siswi-siswi di Malaysia mengungkap apa yang dialaminya melalui Twitter tentang praktik "pemeriksaan haid" selama bulan Ramadan di sekolah. Mereka mengeklaim diminta untuk melepas celana dalam untuk membuktikan bahwa mereka sedang menstruasi dan dapat dimaafkan untuk tidak berpuasa.

Free Malaysia Today (FMT) melaporkan bahwa beberapa siswi mengungkapkan siksaan yang mereka hadapi di sekolah umum, termasuk pemeriksaan haid, pelecehan seksual, dan penghinaan di depan umum.

Para siswi melaporkan beberapa guru perempuan yang mereka sebut ustazah ragu apakah mereka sedang menstruasi. Para guru itu merasa perlu untuk memeriksa pembalut.

“Dia meletakkan tangannya di antara kedua kaki saya untuk merasakan apakah saya memiliki pembalut menstruasi. Saya sangat terkejut, tetapi saya terlalu takut untuk berbicara," kata seorang siswi kepada FMT.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemendagri Sorot Anggaran Belanja Pegawai di Sumsel Tinggi 

57 tahun lalu

BI Siapkan Siapkan Rp3,15 Triliun untuk Penukaran Uang di Sumsel

57 tahun lalu

Walhi Sebut Konflik Agraria di Sumsel Masih Tinggi

57 tahun lalu

4 Honorer Laporkan Oknum Kadis di Barru ke Polisi, Mengaku Jadi Korban Pelecehan Seksual

57 tahun lalu

Pelaku Pelecehan Seksual di Nagan Raya Dicambuk 36 Kali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal