Lebih lanjut dijelaskannya, P2UKD tidak hanya dibentuk untuk umat muslim saja, namun P2UKD juga dibentuk sebagai wadah bagi semua agama di Sumsel.
“Mereka yang dulunya pernah menjadi Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) direkrut kembali, namun tugas dan tanggungjawabnya ditambah. Ini juga tidak didominasi oleh umat muslim saja, tapi semua agama punya P2UKD ini," paparnya.
Sejauh ini, lanjutnya, seluruh daerah di Sumsel telah memiliki P2UKD. "Untuk Sumsel, semua sudah ada P2UKD. Jumlahnya, lebih dari 3.329 orang tersebar di Sumsel. Insentifnya untuk P2UKD tersebut semuanya dari provinsi," katanya.
Sementara itu, Kasubdid Bina KUA Kemenag Anwar mengatakan, Pemprov Sumsel telah melakukan sinergi yang luar biasa bersama kementerian agama yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumsel. "Anugrah ini diberikan atas perhatian yang diberikan Gubernur Sumsel, Herman Deru kepada penghulu di Sumsel," ucapnya.
Plt Kakanwil Kemenag Sumsel Deny Apriansyah mengucapkan selamat kepada Gubernur Sumsel atas dianugerahkannya sebagai Bapak Penghulu Indonesia yang ditetapkan oleh Menteri Agama. "Hanya baru satu yang ditetapkan, ini pertama kalinya. Hanya Pak Gubernur Sumsel Herman Deru saja yang mendapatkan anugrah ini," katanya.