Indonesia dengan anugerah alam yang sangat subur kata HD sangat mungkin menjadi lumbung pangan dunia. Sumsel dengan hasil pangan berlimpah dan menjadi nomor lima penghasil pangan terbesar nasional sangat berpotensi menjadi gerbang ekspor.
Untuk meralisasikan hal tersebut kata HD Provinsi maupun Kabupaten harus berjalan beriringan melakukan intensifikasi dan membedah poin-poin apa yang harus diperbaiki agar bisa bersaing dengan pulau Jawa.
"Harus kita bedah masalahnya. Misal Indramayu bisa panen tiga kali, kenapa kita tidak bisa. Kemudian Indramayu bisa panen 6-7 ton per hektare kota baru 4-5 ton kota cari masalahnya di mana," beber HD.
Agar Sumsel dan kabupaten bisa masuk tiga besar penghasil pangan terbesar nasional, konsen HD tak hanya peningkatan produksi pertanian saja. Tahun depan Ia bahkan menyiapkan 1.000 tenaga PPL khusus pertanian.
"Sumsel bisa peringkat 5 ini kan sumbangsih Banyuasin juga. 1000 PPL yang akan kita angkat itu akan kita bagi per zona. Jadi pak Bupati gak boleh slow," katanya.