Geger, Pria India Dipenggal karena Dukung Penghina Nabi Muhammad

Rahman Asmardika
Ketegangan di India meningkat setelah pria pendukung penghina Nabi Muhammad dipenggal. (Foto: Ist)

Seorang pejabat tinggi kepolisian Rajasthan meminta media untuk tidak menyiarkan video pembunuhan itu karena "terlalu mengerikan untuk ditonton".

Pemerintah telah menangguhkan layanan internet dan melarang pertemuan besar.

Korban diduga memasang posting media sosial yang mendukung mantan juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP) Nupur Sharma, yang membuat komentar kontroversial tentang Nabi Muhammad bulan lalu.

Komentarnya memicu pertikaian diplomatik dengan beberapa negara Islam mendaftarkan protes keras mereka dengan India. BJP kemudian menangguhkan Sharma dari partai tersebut.

Kontroversi tersebut juga menyebabkan protes keagamaan di India yang berubah menjadi kekerasan setelah demonstran melempari batu dan merusak properti publik.

Tiga minggu sebelum pembunuhannya, Kanhaiya Lal telah ditangkap oleh polisi karena diduga menyakiti perasaan keagamaan, lapor Indian Express. Dia telah meminta perlindungan polisi setelah dibebaskan, dengan alasan ancaman terhadap hidupnya.

Polisi kemudian memanggil beberapa umat Hindu dan Muslim untuk pertemuan damai, setelah itu Kanhaiya Lal mengatakan dia "tidak perlu tindakan lagi terhadap siapa pun," kata seorang pejabat polisi kepada surat kabar itu.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Sumsel Hujan Hari Ini

57 tahun lalu

Rayakan Milad Ke-3, Komunitas The Ultimate Woman Sumsel Membuat Nasi Minyak Sepanjang 5 Meter

57 tahun lalu

Sumsel Kembali Masuk 10 Provinsi Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak Hari Ini

57 tahun lalu

6 Pesan Herman Deru ke Jemaah Haji Asal Sumsel, Nomor 5 terkait Wajah Teman

57 tahun lalu

Cuaca Sumsel Akhir Pekan, Waspada Hujan di Palembang dan Sekitarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal